Respon Keluhan Warga, Bupati Madina Turun ke TPA Banggua

MADINA— Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution merespons cepat keluhan masyarakat Kecamatan Panyabungan Barat terkait bau tak sedap di sepanjang jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banggua, Desa Batang Gadis.

 

Iklan Banner

Didampingi Sekretaris Daerah Sahnan Pasaribu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Afrizal Nasution, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Khairul, serta Kepala Dinas PUPR Akhmad Faizal Lubis, Bupati meninjau langsung lokasi TPS dan TPA tersebut pada Sabtu (21/2/2026).

 

Iklan Banner

Dalam peninjauan itu, Bupati Saipullah memastikan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal segera melakukan pembersihan tumpukan sampah yang berada di sepanjang akses jalan menuju TPA. Pemkab Madina juga akan menurunkan sejumlah alat berat tambahan seperti excavator dan bulldozer untuk mempercepat proses penanganan.

 

Iklan Banner

“Tadi juga saya sudah menghubungi pimpinan PT SMGP karena di sana mereka memiliki alat berat. Kami mencoba meminjamnya untuk beberapa hari guna membantu pengangkatan sampah-sampah yang ada di sepanjang jalan,” ujar Saipullah.

 

Ia menargetkan persoalan tumpukan sampah yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat diselesaikan paling lambat dalam waktu sepekan.

 

“Kita harapkan minggu depan persoalan ini sudah selesai sehingga masyarakat tidak lagi terganggu,” katanya.

 

Bupati menjelaskan, tumpukan sampah yang menggunung di pinggir jalan tersebut terjadi akibat material longsor yang menutup badan jalan setelah tingginya intensitas hujan pada akhir November 2025. Kondisi itu menyebabkan truk pengangkut sampah tidak dapat masuk ke area TPA.

 

Selain melakukan pembersihan akses jalan, Pemkab Madina juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui program Bank Sampah. Program ini dirancang untuk mengurangi volume sampah sejak dari tingkat rumah tangga.

 

“Di tingkat rumah tangga rencananya kita buat program bank sampah. Kita siapkan proposal dan rencana kerjanya, kemudian camat dan kepala desa akan kita minta melaksanakannya dengan membuat bak sampah yang memisahkan antara organik dan non-organik,” jelasnya.

 

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga berencana menambah luas lahan TPA Banggua guna mengantisipasi peningkatan volume sampah di masa mendatang. Saat ini prosesnya masih menunggu verifikasi keabsahan kepemilikan lahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

 

“Kalau dari pemda sebenarnya sudah siap. Bahkan selama dua tahun kami sudah mengalokasikan anggaran, namun kembali menjadi SILPA karena masih menunggu penyelesaian dokumen kepemilikan tanah dari pihak pemilik,” pungkas Saipullah.

 

Langkah cepat yang diambil pemerintah daerah tersebut diharapkan dapat segera mengatasi persoalan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat Mandailing Natal.(DsP)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

PembaharuanTodays.com

Merupakan Media Online dengan mengutamakan informasi yang Cerdas, Akurat dan Berimbang